Sepeda sebagai Alat Transportasi


Sebagai alat transportasi, sepeda memang dirancang untuk membawa barang. Sepeda pada awalnya dirancang untuk menunjang mobilitas manusia, agar dengan energi yang relatif kecil dapat mencapai jarak yang cukup jauh.

Kapasitas sepeda dalam mengangkut barang sangat terbatas. Bila dibandingkan dengan manusia yang berjalan kaki pada sebuah dataran selama satu jam dapat mencapai jarak sepanjang 3 sampai dengan 4 km, maka dengan sepeda jarak tersebut dapat dicapai hanya dalam waktu sekitar 15 menit.

Selain sebagai alat transportasi sepeda juga memberikan nilai rekreatif dan menunjang pergerakan fisik yang sehat (Mc Cullagh, 1977).

Nilai tambah sepeda sebagai alat transportasi dapat digambarkan sebagai berikut (Watson and Gray, 1978; Sulivan, 1983; Whitt & Wilson, 1980):

  1. Bentuk dan ukuran yang ringkas, memungkinkan sepeda untuk disimpan dengan mudah atau diangkut dalam kendaraan (untuk dipakai jika diperlukan). Dengan teknologi konstruksi dan material (alucarbon) yang ada saat ini dimungkinkan sepeda untuk dilipat dan mempunyai massa yang ringan.
  2. Teknologi freewheel pada sepeda memungkinkan sepeda dipakai dengan nyaman, sekalipun pada jalan mendaki lebih dari 10%.
  3. Pemakaian sepeda mempunyai fleksibilitas yang tinggi dalam menghadapi kemacetan lalu lintas.
  4. Jangkauan jarak tempuh pemakaian sepeda relatif besar untuk suatu kawasan kota besar (4 sampai dengan 5 km per 15 menit).
  5. Nilai investasi relatif sangat kecil dibandingkan kendaraan bermotor/sepeda motor.
  6. Parawatan sepeda umumnya bisa dilakukan secara mandiri.
  7. Pemakaian sepeda secara teratur memberikan sumbangan kebugaran fisik yang baik.
  8. Pemakaian sepeda memberi sumbangan untuk kebersihan udara (pengurangan pemakaian bahan bakar mineral, yang memberikan emisi buangan beracun – carbon monoksida).
  9. Sepeda, secara teknis dapat dimodifikasi dengan mudah.

Segi kelemahan sepeda sebagai alat transportasi sendiri dapat diuraikan sebagai berikut: (Haecher, 1986):

  1. Sepeda hanya memungkinkan bagi transportasi barang secara terbatas, sekalipun diberi tambahan konstruksi khusus (yang tidak membahayakan pengendara maupun pemakai sarana lalu lintas lainnya).
  2. Pengendara sepeda tidak bisa terhindar dari kondisi cuaca yang tidak menguntungkan (panas dan hujan).
  3. Keselamatan pengendara sepeda relatif lemah, bila terjadi kecelakaan dengan alat transportasi lainnya (terutama dengan perilaku berkendaraan yang buruk dari kendaraan bermotor).
  4. Sepeda relatif mudah dicuri.
  5. Bila kondisi cuaca kurang baik atau topografi jalur lintasan yang naik turun membuat pengendara mudah berkeringat, hal mana bisa mengganggu kenyamanan kerja di kantor atau di tempat lainnya.

Dengan adanya kelebihan dan kelemahan sepeda sebagai alat transportasi, maka perencanaan jalur lintasan sepeda di dalam kota hendaknya bisa memenuhi kriteria atau prasyarat keselamatan/ keamanan pengendara dan juga kenyamanan berkendaraan. Bersepeda di dalam kota harus AMAN dan NYAMAN.

===

Sumber: Revitalisasi Pemanfaatan Sepeda dalam Perencanaan Transportasi Kota, oleh : Boedi Darma Sidi (Departemen Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung). Jurnal Infrastruktur dan Lingkungan Binaan, Vol. I No. 2, Desember 2005.

===

8 Responses to “Sepeda sebagai Alat Transportasi”


  1. 1 adi 30 Mei 2010 pukul 19:40

    mari kita majukan persepedaan di indonesia…

  2. 2 adi 30 Mei 2010 pukul 19:42

    punya artikel menarik tentang sepeda?

  3. 3 tips beli rumah 7 Juni 2010 pukul 12:54

    wah,…..sepertinya di zaman sekarang sepeda bukan alat transportasi lagi…but sebagai untuk main” atau olahraga…

  4. 4 arob 19 Agustus 2010 pukul 02:51

    oke gan…

  5. 5 escort agencies in kiev 11 Februari 2011 pukul 20:53

    Hey this is a good post. Am I Able to utilize a number of it by myself wellness and weightloss blog? I most certainly will obviously backlink to your website so folks is able to see all the content if she or he desired to. Thank you no matter what.

  6. 6 Watch Raising Hope 11 Maret 2011 pukul 13:17

    Untung ada sepeda, kalau tidak ada bisa kayak apa ya,,,

  7. 7 Massage Suzhou 17 Maret 2011 pukul 07:51

    waah begitu banyak manfaatnya ya sepeda

  8. 8 cash advance site 12 Agustus 2011 pukul 12:44

    Hello, Today in a new directory of blogs. I don’t know how your site came up, need to have been a typo. Your website looks good, possess a nice day.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




SALAM

decib!
Semoga isinya bermanfaat bagi siapa saja yang berkunjung, dan memanfaatkan isinya.

KATEROGI POST

ARSIP POST

Share

Add to netvibes Subscribe in Bloglines
Add Abula45 | Pusat Informasi Digital to ODEO
Subscribe in podnova
I heart FeedBurner

Komunitas Blog

TopOfBlogs Technology
Bloggerian Top Hits DigNow.net
Indonesian Muslim Blogger
Yuk.Ngeblog.web.id

Statistik

  • 143,796 hits sejak 29 Nov. 2008

Twitter Update

Flickr Photos

Fast-flying Falcon

Reflection Perfection

sunset and fishing nets

Lebih Banyak Foto