Mengeluh atau Bertindak?


mengeluh_atau_bertindak_abula45Begitu kita memikirkan sesuatu, sesungguhnya kita harus mulai bertindak. Dengan kata lain, kita perlu berada dalam “modus aksi” bukan “modus mimpi”. Sayangnya, sepertinya masih banyak orang yang belum melakukan hal itu. Banyak orang justru menghabiskan waktu mereka dalam “modus mengeluh”.

Modus mengeluh adalah suatu keadaan yang sangat berbahaya. Bukan hanya teman dan keluarga yang akan merasa terganggu, mengeluh akan menghalangi kita untuk membuat kemajuan riil.

Orang-orang yang mengeluh biasanya mengucapkan hal-hal seperti ini:

  • Pekerjaan saya membosankan.
  • Rekan kerja saya tidak kompak.
  • Perjalanan saya ke tempat kerja terlalu jauh.
  • Keterampilan (kontribusi) saya tidak pernah dihargai.
  • Proyek yang saya kerjakan tidak ada gunanya.
  • Manajemen perusahaan saya buruk sekali.
  • Bos saya tolol.

Pengeluh menjadikan mengeluh sebagai kebiasaan. Ketika kita bertanya bagaimana kabar mereka, jawabannya selalu berupa keluhan-keluhan. Sikap seperti ini dapat menular lho. Jika kita berkomunikasi dengan pengeluh ini, kita mungkin merespons keluhan-keluhan mereka dengan sederet keluhan kita sendiri. Anak-anak sering dijejali dengan keluhan, dan mereka pun mulai mengeluh tentang sekolah mereka di meja makan. Banyak pula orang yang mengeluh secara berkelompok di akhir pekan. Mereka berkumpul dan berbagi keluhan yang mereka alami selama sepekan sebelumnya. Dan mereka berandai-andai bahwa akhir pekan ini berlangsung lebih lama.

Tulisan ini tidak bermaksud menuding siapapun. Saya sendiri pernah mengeluh, bahkan mungkin sering. Intinya, cepat atau lemabat kita harus menghadapi kenyataan bahwa mengeluh tidak akan mengantarkan kita kemana pun dengan cepat. Oleh karena itu, jika kita menjalin hubungan dengan pengeluh, atau Anda sendiri sedang berkeluh kesah saat ini, mulai hari ini kita praktekkan kata-kata berikut ini: “Jangan lagi mengeluh!”

15 Responses to “Mengeluh atau Bertindak?”


  1. 1 Rigih 23 Juli 2009 pukul 15:02

    saat ini saya memilih untuk merasa tak nyaman dengan pekerjaan. mengeluh itu pasti. tapi saya juga membangun mimpi lain. justru dg merasa tak nyaman aq jadi lebih kreatif

    ==
    wew, pertamaxxxx!!!

    • 2 Huang 23 Juli 2009 pukul 16:10

      lebih kreatif yang seperti apa ya?

  2. 3 kawanlama95 23 Juli 2009 pukul 17:44

    biasa ketikla mengeluh terjadi ada sesuatau yang tidak sesuai pada porsinya. dan yang terbaik adalah meyelesaikan dengan bertindak meyelesaikan keluhan tersebut

  3. 4 Eka Situmorang-Sir 23 Juli 2009 pukul 18:52

    WOw…
    thank u pak sudah mengingatkan kembali
    ternyata ada beberapa modus mengeluh yg kena di saya hehhehe.

    anw template berubah pak🙂
    nice !

  4. 5 script gratis 23 Juli 2009 pukul 19:50

    Menurut saya lebih baik bertindak aja, yang jelas lebih cepat lebih baik lanjutkan, hehehe thanks

  5. 6 WANDI thok 23 Juli 2009 pukul 20:15

    Rosululloh mengajarken kepada kita untuk menghindari sifat mengeluh, karena itu hanya kan menjadi temen syaithon mas.🙄
    =====================
    Blogke tambah apik😀

  6. 7 ~noe~ 23 Juli 2009 pukul 23:06

    mengeluh boleh saja, asal mengeluhnya disertai motivasi untuk minimal bisa mengevaluasi kondisi yang sekarang utk bisa men-solusikannya. tapi emang ada mengeluh yang memotivasi?😀
    salam

  7. 8 lagi usil 23 Juli 2009 pukul 23:48

    bener bro, kebiasaan mengeluh itu selain merugikan diri sendiri juga merugikan orang lain, karena akan menghadirkan atmosfir pesimis di sekitarnya…. stop grumbling, start action *loh, ada lomba SEO baru?*

  8. 9 st_hart 23 Juli 2009 pukul 23:50

    bener, daripada mengeluh mending langsung bertindak untuk mengatasi keadaan. kalo saya merasa ndak nyaman atau ndak cocok di tempat kerja, lsg cari pekerjaan laen hehe..

  9. 10 guskar 23 Juli 2009 pukul 23:52

    jika mengeluh itu dibiarkan dan menjadi kebiasaan akibatnya akan sll menyalahkan orang lain jika terjadi suatu permasalahan

  10. 11 Hariez 24 Juli 2009 pukul 03:31

    yupzz…aku setuju..jika saja ada yang mau mendengar segala keluhan pengeluh, mungkin tidak akan ada saling menyalahkan lagi, paling tidak ada tempat meluapkan keluhan mereka

    -salam- ^_^

  11. 12 Budi Hermanto 24 Juli 2009 pukul 08:46

    Hmm..
    Hidup memang penuh dgn perjuangan..
    Cobalah selalu menatap ke bawah..
    Kenapa?
    Karena masih sangat byk..
    Orang2 yg tdk seberuntung kita..
    Tapi mereka tetap bersemangat..
    Jadi, mari kita..
    Bersyukur..
    N action..😀

  12. 13 BikPici 24 Juli 2009 pukul 21:55

    mengeluh itu pasti pernah terjadi sama smua manusia. manusiawi kok. tapi mengeluh yg membangun yaa setelah mengeluh ada tindakan u/ memperbaiki kondisi yg kita keluhkan. bukan hanya mengeluh tapi tanpa bisa berbuat apa2. intinya yah selalu bersyukur dan merasa cukup dg apa yg ada. walau mengeluh ttp tak bisa dielakkan dg mudah🙂 nice posting bro!

  13. 14 andipeace 26 Juli 2009 pukul 16:00

    saya selalu berusah untk tidak mengeluh karena itu terkesan negatif dan itu sedikit demi sedikit bisa menimbulkan sikap dan tindakn saya negatif bahkan bisa menjadi kebiasaan….
    sementara itu kehidupan seseorang sebagian besar ditetukan oleh tindakanya.mengeluh doank nggak ada tindakan,mana mungkin problem bisa clear.

    salam peace

  14. 15 endah 2 Agustus 2009 pukul 07:32

    tapi dengan mengeluh,akan mengurangi beban setres. dengan melepaskan unek2 kita merasa lega


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




SALAM

decib!
Semoga isinya bermanfaat bagi siapa saja yang berkunjung, dan memanfaatkan isinya.

KATEROGI POST

ARSIP POST

Share

Add to netvibes Subscribe in Bloglines
Add Abula45 | Pusat Informasi Digital to ODEO
Subscribe in podnova
I heart FeedBurner

Komunitas Blog

TopOfBlogs Technology
Bloggerian Top Hits DigNow.net
Indonesian Muslim Blogger
Yuk.Ngeblog.web.id

Statistik

  • 143,483 hits sejak 29 Nov. 2008

Twitter Update

Flickr Photos

Trillium Lake Alpine Glow

Chin Scratching Short-eared Owl

Arrow . . .

Lebih Banyak Foto