Bakat Kebaikan dalam Diri Manusia


Ketika kita melihat seorang bayi yang tengah merangkak ke bibir kolam, naluri kita untuk menyelamatkan bayi tersebut pasti menyeruak muncul. Kata orang bijak, hal itu merupakan sifat dan bakat kebaikan dalam diri kita. Kebaikan alami ini dapat berkembang dengan baik atau bisa juga terhalang perkembangannya. Namun, pada dasarnya kita semua memiliki sifat kebaikan ini. Seperti kata pepatah, “Naluri kemurahan hati ada dalam diri setiap orang; naluri malu ada dalam diri semua manusia; naluri kesopanan dan rasa hormat ada dalam diri setiap umat; naluri benar dan salah ada dalam diri setiap insan.”

Saya meyakini bahwa manusia telah dibekali bakat yang lebih dibandingkan dengan makhluk lainnya di dunia ini. Manusia memiliki rasa yang khas dan juga naluri benar dan salah. Dengan modal rasa yang khas dan naluri-naluri tersebut manusia dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Jadi pada dasarnya semua manusia itu sama, sederajat. Manusia memiliki bakat kebaikan dalam dirinya. Manusia adalah makhluk paling sempurna di dunia. Yang membedakan antara manusia satu dengan yang lainnya adalah prosesi perkembangan bakat kebaikannya tersebut.

Jika boleh diibaratkan, bakat kebaikan ini ibarat pisau. Jika pisau itu jarang diasah dan dipergunakan maka pisau itu akan tumpul dan berkarat. Begitupun, saya kira, dengan bakat kebaikan di dalam diri. Apabila tidak dilatih (diasah) dan diaplikasikan (digunakan) maka bakat itu akan tumpul dan berkarat, bahkan bisa menghilang dari dalam diri. Apa jadinya dunia ini jika kebaikan sudah menghilang dari diri setiap insan(?)

25 Responses to “Bakat Kebaikan dalam Diri Manusia”


  1. 1 kupatahu28 2 Juli 2009 pukul 00:43

    Semoga gw slalu diberi ktajaman naluri, supaya gw bisa mengambil keputusan dengan tepat.

    • 2 KangBoed 19 Agustus 2009 pukul 07:32

      amieeeeeeeeeeeennnnnnnnn

  2. 3 artasastra.com 2 Juli 2009 pukul 03:02

    Wew..
    Kudu sering2 diasah neh..
    Hehehe..
    Met knal ya mas..😉

    • 4 KangBoed 19 Agustus 2009 pukul 07:32

      asah pisaaaaau kang cuma lima reboooong

  3. 5 guskar 2 Juli 2009 pukul 08:19

    ketika lahir ke dunia, bukankah hanya kebaikan saja yang diberikan Tuhan kepada kita. semakin mengenal dunia, kebaikan itu makin terkikis. hanya manusia yg beruntung saja yg mempunyai banyak kebaikan di hatinya

    • 6 KangBoed 19 Agustus 2009 pukul 07:33

      yayaya mari bangkit dan temukan keenangan jiwa

  4. 7 ~noe~ 2 Juli 2009 pukul 09:37

    manusia lebih tinggi dari hewan karena dibekali dengan akal. namun akal ini sendiri ternyata bisa menyebabkan manusia berlaku lebih rendah daripada hewan…
    serba salah memang, mana yang lebih baik : naluri atau akal?

    • 8 KangBoed 19 Agustus 2009 pukul 07:34

      hehehe sepertinya jaman sekaang naluri lebih ediaaan

  5. 9 mas stein 2 Juli 2009 pukul 10:04

    kalo kebaikan sudah ilang dari dunia ini? kiamat kali boss

    • 10 KangBoed 19 Agustus 2009 pukul 07:34

      kiamat seudah dekat.. sinetron ramadhan ya

  6. 11 oRiDo™ 2 Juli 2009 pukul 12:49

    jadi inget…
    ada yg pernah bilang…
    manusia itu seperti pisau..
    ada yg bagian tajam dan ada yg tumpul..
    semakin sering kita mengasah bagian tajam, maka akan semakin maka pisau tsb dapat berguna sebagaimana layaknya pisau..
    tetapi jika jarang di asah..
    maka pisau itu menjadi tidak berguna..

    • 12 KangBoed 19 Agustus 2009 pukul 07:35

      oya mas mari kita asah nyok

  7. 13 achoey 2 Juli 2009 pukul 14:47

    pada dasarnya manusia memang baik
    terlahir fitri
    dan dalam perjalananlah kadang berubah😀

    • 14 KangBoed 19 Agustus 2009 pukul 07:35

      hehehe mari kita raih kembali fitrah diri

  8. 15 Bang Dje 2 Juli 2009 pukul 18:28

    Dengan segala kerendahan hati saya menganugerahkan Bertuah award 2009 kepada Anda. Mohon dikerjakan dan dilanjutkan.
    Artikel bertuah award akan tayang pada hari Jumat 3 Juli 2009 dini hari. Silahkan Anda periksa dan terima kasih.

    • 16 KangBoed 19 Agustus 2009 pukul 07:35

      ma kasih yaaaaaaaaaaaaa

  9. 17 Fadhilatul Muharram 2 Juli 2009 pukul 20:07

    hmm… setuju!😉

    salam,, numpang mampir…

    • 18 KangBoed 19 Agustus 2009 pukul 07:36

      silahkan santai aja nginep juga boleh kok

  10. 19 Hariez 3 Juli 2009 pukul 23:28

    sesungguhnya lahiriah manusia itu baik, namun tak sedikit yang mengingkari Nya, maka dunia ini tak lagi baik kawan..😀

    -salam- ^_^

    • 20 KangBoed 19 Agustus 2009 pukul 07:36

      manusia memang kesenangan tertipu

  11. 21 bundadontworry 5 Juli 2009 pukul 08:53

    pada dasarnya manusia dilahirkan ‘fitrah’yg artinya suci, baik tentunya.
    dlm perjalanan hidupnya jika ia tdk menyertakan Sang Pencipta dlm setiap gerak langkah.
    maka ia tdk lagi ‘baik’
    salam.

    • 22 KangBoed 19 Agustus 2009 pukul 07:37

      bener bundo yang baik adalah hidup bersama ALLAH

  12. 23 KangBoed 19 Agustus 2009 pukul 07:31

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fulllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll

  13. 24 lombok island 27 Agustus 2009 pukul 18:05

    halo
    salam numpang kenalan

  14. 25 neilhoja 3 September 2009 pukul 06:57

    jadinya kiamat mas…😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




SALAM

decib!
Semoga isinya bermanfaat bagi siapa saja yang berkunjung, dan memanfaatkan isinya.

KATEROGI POST

ARSIP POST

Share

Add to netvibes Subscribe in Bloglines
Add Abula45 | Pusat Informasi Digital to ODEO
Subscribe in podnova
I heart FeedBurner

Komunitas Blog

TopOfBlogs Technology
Bloggerian Top Hits DigNow.net
Indonesian Muslim Blogger
Yuk.Ngeblog.web.id

Statistik

  • 143,796 hits sejak 29 Nov. 2008

Twitter Update

Flickr Photos

Fast-flying Falcon

Reflection Perfection

sunset and fishing nets

Lebih Banyak Foto